Animated Cool Shiny Blue Pointer

Jumat, 12 Desember 2014





FISIOTERAPI


Fisioterapi adalah suatu cara atau bentuk pengobatan untuk mengembalikan fungsi suatu organ tubuh dengan memakai tenaga alam.Dalam fisioterapi tenaga alam yang dipakai antara lain listrik, sinar, panas, dingin, massage dan latihan yang mana penggunaannya disesuaikan dengan batas toleransi penderita sehingga didapatkan efek pengobatan.[Krausen.1985]. Menurut Departemen Kesehatan Indonesia Fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk individu dan atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara, dan memulihkangerak dan fungsi sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak dan komunikasi.difinisi lain daripada fisioterapi adalah merupakan ilmu yang menitik beratkan untuk menstabilkan atau memperbaiki gangguan fungsi alat gerak/fungsi tubuh yang terganggu yang kemudian diikuti dengan proses/metode terapi gerak.Istilah yang sinonim adalah Physical therapy,Physiotherapy,Terapi Fisik,atau Kadang juga disebut pulih fisik. Pelayanan Fisioterapi relative aman dari pengaruh yang dapat merugikan kesehatan karena tidak menggunakan obat-obatan atau bahan kimia, demikian pula penyinaran yang dilakukan fisioterapis bukanlah penyinaran yang dapat merusak atau mematikan sel-sel tubuh seperti yang banyak dikwatirkan oleh sebagian masyarakat.melainkan sinar infra merah yang kita ketahui terdapat pula pada sinar matahari.
 
Sifat Layanan Fisioterapi

Dalam menjalankan tugasnya fisioterapi bersifat mandiri, dependensi, dan interdependensi/saling kertergantungan.

1.Mandiri

  Pelayanan fisioterapi yang bersifat mandiri meliputi upaya peningkatan /preventif /pencegahan /persuasive/seperti meningkatkan kebugaran dengan cara memberikan latihan-latihan tertentu.sedangkan untuk upaya pencegahan diberiakn melaui deteksi dini pada bayi yang baru lahir dan anak balita.


2.Dependensi

  Pelayanan fisioterapi berupa kuratif spesialistik menerima rujukan dari dokter ahli seperti ahli syaraf,bedah,internist,anak,kandungan.


3.Interdependesi

   Pelayanan yang bersifat saling ketergantungan berupa pemulihan rehabilitasi yang bekerja sama dengan dengan tenaga kesehatan lainnya. Misalnya Polio dan Cerebral Palsy.





Fisioterapi itu penting lho untuk semua orang



Pada dasarnya , tujuan fisioterapi adalah untuk membantu memobilisasi otot-otot dan tulang yang tidak dapat gerakkan . Banyak pengobatan fisioterapi dengan menggunakan latihan sederhana . Mereka memusatkan perhatian pada sendi atau tulang , dan menggunakan semua otot di sekitarnya . Latihan-latihan ini perlahan-lahan akan meningkatkan kekuatan otot, sendi akan meningkatkan mobilitas dan kekuatan .
Yang paling penting dari fisioterapi adalah memperhatikan bagaimana tubuh bekerja dan berkembang . Dokter selalu mengevaluasi pasien secara individual karena setiap kasus punya keunikan dan pengobatan yang dapat berbeda. Biasanya mereka akan memperhatikan postur tubuh orang , karena hal ini membantu mereka untuk menentukan keseimbangan tubuh yang dimiliki.
Informasi ini tidaklah cukup untuk melanjutkan terapi , sampai mereka dapat mengetahui jenis penyakit atau cedera yang terjadi ,sehingga dapat menggunakan proses yang benar untuk dilakukan .
Meskipun fisioterapi pada awalnya dirancang untuk membantu orang dengan gangguan yang berkaitan dengan gerakan anggota badan , sejak itu pula telah menjadi populer dalam olahraga . Cedera olahraga sangat umum terjadi dan jenis pengobatannya dapat sangat efektif dalam membangkitkan anggota tubuh kembali ke keadaan semula untuk semua jenis atlet .
Pada kenyataannya, banyak atlet yang berobat secara rutin ke fisioterapi olahraga dapat menghindari cedera di lapangan. Mereka merasa bahwa jika dapat meningkatkan gerakan anggota badan yang cedera, maka dapat mempertahankan dan meningkatkan gerakan anggota badan yang cedera . Hal ini adalah benar dan terjadi dalam beberapa kasus, fisioterapi benar-benar dapat mengurangi risiko cedera lebih awal , dan ini sangat penting bagi para atlet . Fisioterapi akan menjadi lebih penting dalam masyarakat , industri kesehatan dan untuk atlet sebagai sarana pengobatan.






Fisioterapi dan Autisme


      Autisme adalah gangguan perkembangan fungsi otak atau suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau berkomunikasi dengan normal.
       Terapi untuk penderita autis menentukan apakah seorang anak menderita autis atau tidak, hal ini sangatlah sulit. Orang tua merupakan orang pertama yang mengetahui apabila terjadi masalah pada anak, misalnya anak belum juga berbicara pada seusianya, tidak terlalu tertarik terhadap orang lain, atau bertingkah laku yang tak biasanya. Biasanya sudah tampak sebelum berusia 3 tahun, yaitu; anak autis tidak adanya kontak mata dan tidak menunjukkan respon terhadap lingkungan.
    Jika kemudian tidak diadakan upaya terapi oleh orang tua, maka setelah usia 3 tahun perkembangan anak terhenti atau bahkan mundur, seperti tidak mengenal suara orang tuanya dan tidak mengenal namanya. Sedangkan menurut pakar, penderita autis memiliki 3 gejala yaitu: gangguan interaksi sosial, hambatan dalam komunikasi verbal dan non verbal, dan kegiatan yang aneh suka dilakukan.     Terdapat berbagai jenis terapi untuk penanganan gangguan autis pada anak. Salah satunya yaitu penanganan fisioterapi pada anak autis. Biasanya anak yang menderita gangguan autis mengalami gangguan dalam perkembangan otak sehingga mengakibatkan kemampuan motoriknya menjadi lemah. Fisioterapi adalah terapi yang fokus pada upaya perbaikan fungsi alat gerak tubuh pada anak.
     Penanganan fisioterapi pada anak autis memilki manfaat yaitu mampu mengembangkan kemampuan motorik kasar anak. Fisioterapi pada anak autis biasanya dilakukan dengan cara melatih kekuatan otot, keseimbangan tubuh, serta kemampuan anak autis dalam berolahraga karena beberapa anak yang menderita gangguan autis memiliki massa otot yang rendah. Berikut beberapa terapi dalam penanganan anak autis:
  • Terapi Fisik/fisioterapi. Autis merupakan gangguan perkembangan pervasif (pervasive developmental disorders / PDD). Dimana mengacu pada keterlambatan perkembangan otak motorik seseorang. Banyak penderita autis yang memiliki penundaan perkembangan motorik dan beberapa penderita mempunyai massa otot yang rendah (lemah). Terapi fisik pada penderita autis  dapat melatihnya dengan kekuatan otot, koordinasi dan kemampuan dasar berolahraga.

  • Terapi Visual. Banyak penderita autis merupakan pemikir visual, sehingga metode pembelajaran berkomunikasi melalui gambar dapat dilakukan. Salah satu caranya adalah melalui PECS (Picture Exchange Communication). Selain itu pembelajaran melalui video juga dapat dilakukan baik dengan video modeling, video games ataupun sistem komunikasi elektronik lain. Metode ini dapat menampung kelebihan penderita autis di bidang visual untuk digunakan membangun keterampilan dan komunikasinya menjadi lebih baik.

  • Terapi Bermain. Terapi bermain walaupun terdengar aneh, tetapi anak penderita autis memerlukan bantuan untuk bermain. Bermain juga dapat digunakan sebagai alat untuk melatih percakapan, kemampuan berkomunikasi dan sosial. Terapi bermain ini dapat digabungkan dengan terapi berbicara, terapi okupasi dan terapi fisik.

  • Terapi Wicara. Hampir semua penderita autisme mempunyai masalah bicara ataupun bahasa sehingga diharapkan dengan terapi bicara ataupun berbahasa dapat membantu penderita autis untuk berkomunikasi dengan orang lain.

  • Terapi Okupasi. Terapi okupasi ini berfokus untuk membentuk kemampuan hidup sehari-hari. Karena kebanyakan penderita autis mengalami perkembangan motorik yang lambat, maka terapi okupasi sangatlah penting. Seorang terapis okupasi juga dapat memberikan latihan sensorik terintegrasi, yaitu suatu teknik yang dapat membantu penderita autis untuk mengatasi hipersensitifitas terhadap suara, cahaya maupun sentuhan.

  • Terapi Tingkah Laku. Anak yang menderita autis seringkali terlihat frustasi. Mereka kesulitan untuk mengkomunikasikan kebutuhan mereka dan menderita akibat hipersensitifitas terhadap suara, cahaya ataupun sentuhan sehingga terkadang mereka berlaku kasar atau mengganggu. Seorang terapis tingkah laku dilatih untuk dapat mengetahui penyebab dibalik prilaku negatif tersebut dan merekomendasikan perubahan terhadap lingkungan ataupun keseharian anak untuk dapat memperbaiki tingkah lakunya.

  • Terapi Kemampuan Sosial. Salah satu akibat dari autis adalah sedikitnya kemampuan sosial dan komunikasi. Banyak anak yang menderita autis memerlukan bantuan untuk menciptakan kemampuan supaya dapat mempertahankan percakapan, berhubungan dengan teman baru atau bahkan mengenal tempat bermainnya. Seorang terapis kemampuan sosial dapat membantu untuk menciptakan atau menfasilitasi terjadinya interaksi sosial.

  • Terapi Perkembangan. Terapi perkembangan atau developmental therapies bertujuan untuk membangun minat, kekuatan dan perkembangan anak sendiri untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan, emosional dan sosialnya. Terapi perkembangan seringkali bertolak belakang dengan terapi tingkah laku, yang biasanya paling baik dilakukan untuk mengajarkan keterampilan khusus pada anak, seperti misalnya mengikat tali sepatu, cara menggunakan sendok dan garpu saat makan, cara memakai baju, atau menggosok gigi dll.



46 komentar:

  1. Uut emang top
    90 hadiah buat uut :D

    BalasHapus
  2. bagus utari.. :) jek 90 buat mbok uut....
    kunjungi blog ty inggih mbok... informasifisoterapi.blogspot.com di mari mengenal fisioterapi juga.. hehehehe
    satu komennya sangat berarti... suksma :)

    BalasHapus
  3. Makasi Infonya ya ut blognya bermanfaat
    90 untuk utari

    BalasHapus
  4. good good very good. 90 yaa :p

    BalasHapus
  5. keren dan menginspirasi utt. posting lagi! 90 deh nilainya :))

    inget blog walking ke
    http://ichigomachi.blogspot.com/2014/12/peran-fisioterapis-pada-bells-palsy.html
    dan tinggalkan comment juga ;)

    BalasHapus
  6. Good job Utarii :)
    Semoga kita bisa berikan yg terbaik baik lewat pasien autis atau yg lain..
    (90)

    BalasHapus
  7. keren banget utttttttt, 90 nih buat utari

    BalasHapus
  8. Keren sekali blog nya. 90 yaa uut cantik

    BalasHapus
  9. waaa, infonya bermanfaat banget nih. 90 deh buat kamu

    BalasHapus
  10. Wah sangat bermanfaat... nilai 90

    Mampir Blog saya juga ya :)

    BalasHapus
  11. Wah keren infonya ut... 90 yaa

    BalasHapus
  12. Uut, G.O.O.D. J.O.B !! 90 Ngggiihh

    jangan lupa mampir ke blog saya yah ;) : http://dewisemariasih.blogspot.com/
    Terima Kasih.

    BalasHapus
  13. tambah ilmu lagi dari utari, nilainya 90 sayang :3

    BalasHapus
  14. terimakasih infonya yang sangat bermanfaat, 90 untuk utari:)

    BalasHapus
  15. goddddddddddd kerennn. kunjungi blog ku : bellaaulya.wordpress.com

    BalasHapus
  16. Makasih, Utari. Infonya sangat bermanfaat. 90 buat Utari. (Y) :)

    BalasHapus
  17. Marvelous blog! 90 deh untuk utari :D

    BalasHapus
  18. Makasih infonya, good job deh. Nilainya 90 ya, ditunggu postingan berikutnya. Semangaatttt!

    BalasHapus
  19. mantap dahh kalo memang usaha buat nulis sendiri.. :D
    90 buat kakaaa Utarii :*

    BalasHapus
  20. good job 90 buat utari

    BalasHapus